Seminar Nasional, “Challenging Industrial Revolution 4.0 With Skills”.

Tegal, (30/04). Hima Prodi Akuntansi telah mengadakan kegiatan Seminar Nasional dengan mengangkat tema “Challenging Industrial Revolution 4.0 With Skills”. Acara yang bertempat di Auditorium Politehnik Harapan Bersama kampus 1, di hadiri oleh 160 mahasiswa dari berbagai latar belakang yang berbeda.

Narasumber yang dihadirkan adalah narasumber yang sudah taidak asing lagi ditelinga masyarakat dan mahasiswa dan juga sudah ahlinya di bidang perekonomian, yaitu Dr. Muhammad Ja’far Shodiq. SE, SSI, MSI,AK,CA,CSRA,ACPA , selaku Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) serta dosen di Unissula Semarang. Dan yang kedua adalah Sudirman Sa’id selaku Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Tahun 2014-2016.

Acara diawali do’a bersama yang di pimpin oleh Bahri Kamal selaku Ketia Penerimaan Mahasiswa Baru PHB , dilanjutkan sambutan pertama dari Krisdiyawati selaku Sekertaris Prodi Akuntansi. Dan sambutan kedua di sampaikan oleh Direktur Utama Politehnik Harapan Bersama Mc. Chambali, B.Eng.,E.E., M.Kom. Pembukaan acara di buka dengan melakukan simbol pemukulan gong dan memberikan cindera mata sekaligus penandatanganan surat perjanjian (MOU) dengan Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Tegal.

Untuk lancar jalannya acara inti dipandu oleh Erni Unggul, dan untuk materi pertama disampaikan oleh Jafar Shodiq yang membahas mengenai skill akuntansi di era revolusi industri 4.0. Di era moderen saat ini mahasiswa diharapkan dapat bersaing dalam perkembangan teknologi yang semakin canggih, Dengan membangun kreatifitas dan melakukan inovasi serta pembaharuan. Mahasiswa di harapkan berperan aktif dalam perkembangan revolusi industri 4.0. dan juga memberikan perkembangan Revolusi Industri mulai dari 1.0 sampai 4.0 yang berkembang di Indonesia. Dan membahas Revolusi Industri terbagi atas tiga bidang. Diantaranya sumber daya, teknologi dan informasi. Bahkan menurut pria dengan banyak ini membahas mengenai Revolusi Industri 5.0 mendatang.

“Masyarakat secara sadar sekarang ini tengah mempersiapkan gempitnya era revolusi industri 4.0, namun secara tidak sadar masyarakat dihadapkan pada satu gelombang tersembunyi dalam era ri 4,0 yaitu aspek spiritual . unsur gelombang tersembunyi yang menyatu dalam revolusi industri 4.0 kemudian menciptakan revolusi 5.0”. Ungkapnya

Materi kedua disampaikan oleh Sudirman Said, yang membahas mengenai akuntansi di era revolusi 4.0. Pria yang gemar menulis ini mengatakan bahwa setiap mahasiswa akuntansi harus mampu menghadapi segala tantangan yang di timbulkan revolusi industri 4.0, kunci sukses mahasiswa akuntansi adalah Stay Current, yaitu harta/ilmu yang mampu digunakan langsung pada saat itu juga, bukan harta/ilmu yang dapat digunakan hanya disaat diperlukan saja. Pria berkulit putih ini juga membahas tiga peran akuntan di era revolusi industri 4.0.

Yang pertama adalah bermitra dengan teknologi; teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat pengelolaan data. Kedua analisis data; Menyediakan insight atas Data, cek kualitas data, analisis stastitik, dan interpretasi olah data. Dan ketiga adalah konsultan strategi keuangan; Sebagai konsultan strategi pengelolaan keuangan perusahaan. Di akhir pembicaraan, Sudirman Said memberikan pesan untuk para mahasiswa dimanapun berada yaitu harus memiliki tujuh sikap Characteristic of Millennials. Special, Confident (High Motivated, goal oriented) , Achieving , Sheltered, Team Oriented, Pressured, Conventional (Civil Minded).

Disesi akhir acara, ada hadiah menarik untuk mahasiswa yang bertanya dan marchandase untuk mahasiswa yang beruntung. Dengan materi yang telah di sampaikan diharapkan mahasiswa dapat mengambil manfaat dan dapat memberikan wawasan serta motivasi agar terus semangat dalam belajar dan mengembangkan skill dan kreatifitas.

Penulis: Moza, Mia dan Bayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *