BELAJAR MENJADI MUSLIMAH MULTITELENT BERSAMA UKM FORMASI.

Menjadi ibu rumah tangga, bekerja, dan belajar adalah tiga hal yang sangat berbeda, namun kita sebagai sebagai seorang wanita harus bisa semuanya. Tak sedikitpula dari mereka ingin mencapaicita-citanya, namun sebagai seorang muslimah, kita mempunyai tiga tugas pokok yang tidak dapat ditawar lagi, tugas tersebut yaitu:

  1. Berperan sebagai muslimah itu sendiri
  2. Berperan untuk mendidik anak serta menjadi pendamping bagi suaminya
  3. Berperan di masyaraka
    Lalu kenapa seorang muslimah harus multitelent? Yah karena alasan diatas, para muslimah dituntut untuk bisa melakukan berbagai hal. Apalagi saat dia sudah menjadi istri, dia harus melakukan pekerjaan chef yaitu memasak untuk anak dan suaminya, sebagai laundry, sebagai desainer interior, sebagai guru untuk anaknya, sebagai dokter, sebagai teman, atau bahkan membantu financial di keluarga.
    Lalu bagaimana yang belum menikah? Sebagaimana dijelaskan diatas, seorang muslimah yang sebenarnya adalah yang bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang disekitarnya dengan melakukan sesuatu hal yang positif hanya karena Allah semata. Oleh karena itu, kita harus mengenali keahlian, keinginan, serta minat dan bakat yang kita miliki untuk membangun visi dan misi. Kenapa harus tau minat dan bakat dulu? Sudah jelas bukan, sebagai contoh saat seseorang suka dengan mengajar dia bisa mengajarkan ilmu yang dia dapat ke orang lain.

  4. Karena pentingnya menjadi muslimah multitalenta, FORMASI (Forum Mahasiswa Islam) mengadakan SEMUSTIKA (Seminar Muslimah Cantik, Kreatif dan Aktif). Tema yang diangkat pada kesempatan kali ini yaitu “How To Be a Muslimah Multitalent” . Seminar ini dilaksanakan pada Sabtu, 20 April 2019 dengan pembicara yang sangat luar biasa, yaitu Rakhil Ichwan, dan Yeni Priatnasari, S.E, M.Si., Ak, CA yang sudah mempunyai segudang pengalaman.
    Rakhil sendiri adalah seorang mahasiswa yang sedang melanjutkan S2-nya di Universitas Indonesia. Wanita asal Aceh ini juga sudah memunyai banyak pengalaman, diantaranya Duta
    Hijab Motion 2017, Part of Film Maker Muslim (Talent web series cinta pertama ratih, Host Nge-trip Halal, Host Cinta Masjid, Musik Inspirasi, dll), dan Volunteer Gerakan Banten Mengajar. Sedangkan Yeni, sapaan akrabnya sekarang bekerja sebagai dosen di Politeknik Harapan Bersama Prodi Akuntansi. Ibu 3 anak ini juga harus bisa membagi waktu antara bekerja, menjadi ibu serta kegiatan diluar. Moto hidupnya Never Stop Dream, Pray, Action!.
    Mereka berdua membagi materi serta pengalamannya selama ini, serta membagi semangat mereka dalam mengejar mimpi. Mereka juga memberi motivasi kepada para peserta supaya terus menggali potensi yang dimiliki, jangan mudah menyerah, dan terus berkarya.
    “Seorang muslimah harus well educated, pendidikan disini bukan hanya S1,S2, atau S3, tapi juga pendidikan akhlaknya, dan pendidikan agamanya. Karena pendidikan tinggi ngga menjamin akhlak baik, sedangkan seorang wanita berperan untuk mendidik anaknya. Gimana jadinya kalau yang menjadi contoh saja salah, pasti hasilnya juga akan salah.” Jelas Yeni saat ditengah penjelasan materinya.
    Semua peserta antusias mendengarkan materi yang mereka bawakan, ditengah acara juga diselingi sesi tanya jawab. Seminar ini dihadiri oleh 70 peserta yang berasal dari siswi SMA/SMK, umum, dan para mahasiswa.
    Diharapkan setelah seminar ini, para muslimah dapat lebih semangat lagi dalam mencapai cita-cita mereka,dan bisa menjadi muslimah yang multitelent. Karena sangat penting.
    “Saya berharap semoga para muslimah jadi tau apa hak dan kewajiban mereka, juga agar bisa mengambil hikmah serta hal posiktif dari kedua pembicara yang luar biasa tadi. Karena banyak sekali pengalaman yang dapat dijadikan pelajaran di kehidupan kita. Semoga kita bisa menjadi lebih baik lagi. Aamiin”ujar fitri selaku ketua panitia acara tersebut.


Penulis: Nanda dan Fatimah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *