TEKNIK INFORMATIKA SEMAKIN DIDEPAN.

Perkembangan teknologi pada era milenial ini begitu pesat. Salah satu yang terbaru adalah Artificial Intelligence (AI) yang bisa diartikan juga kecerdasan buatan.

Tepat pada hari sabtu, 27 oktober 2018 prodi Teknik Informatika Politeknik Harapan Bersama mengadakan Seminar Nasional yang bernama Invofest 2018 (Informatics Vocational Festival) yang diselenggarakan di ruang Auditorium Politeknik Harapan Bersama. Seminar ini  diisi oleh Prof. Richardus Eko Indrajit.

Pria yang gemar bercanda ini merupakan seorang pakar teknologi berbakat  sekaligus penulis puluhan judul buku dan jurnal buku ilmiah yang telah dipublikasikan secara nasional maupun internasional.

Para peserta seminar begitu antusias mengikuti jalannya seminar. Pasalnya, Richard sapaan akrabnya, membawakan materi dengan sedikit humor.

“Di luar negeri para mahasiswa TI sedang berlomba untuk mengembangakn AI, saya berharap mahasiswa TI di Indonesia khususnya mahasiswa TI politeknik ini juga sama seperti diluar negeri sana,” kata Richard.

Di harapkan setelah seminar ini peserta seminar tahu akan perkembangan dan kegunaan AI. Karena AI sendiri merupakan teknologi yang harus digunakan dengan bijak dan bukan untuk kejahatan.

“Baik buruknya teknologi AI ini tergantung siapa yang menggunakannya. Karena teknologi dibuat oleh manusia dan dijalankan manusia, selama dia menggunakan AI dengan baik maka AI akan baik dan berguna begitu juga sebaliknya,” ujar pa Richard.

Keynote speaker di seminar dan workshop diantaranya selain Prof. Dr. Ir Richardus sendiri, ada Peter Jack Kember First Chairman ID-SIRTII, Alamsyah Hanza, Afnizar Nur Ghifari dari Business Intellegence Analyst at GO-JEK dan Farah dari UX Designer at Bukalapak.

Kegiatan Invofest ini tidak hanya diisi dengan seminar nasional, tetapi dengan berbagai competition. Mulai dari WEB Design Competition, Aplication Development Competition, dan Database Programming Competition dari tingkat siswa dan mahasiswa.

Untuk Web Design, Muhammad Kharis Azhar Nur Safrizal dari SMK Telkom Purwokerto berhasil membawa piala pertama, disusul oleh Alif Ghibran Imawan dari SMK Telkom Purwokerto di posisi kedua dan Faisal Yahya dari SMK Bandung di posisi ketiga.

Untuk Aplication Development Competition juara diraih oleh Universitas Negeri Semarang, di runner up Universitas Teknologi Yogyakarta dan posisi ketiga Universitas Telkom Bandung.

Dengan di adakannya event ini, diharapkan para siswa/mahasiswa mampu bersaing di dunia teknologi yang semakin maju pesat ini.

 

Penulis: M. Fatkhurozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *