MENENGOK KEINDAHAN PERPUSTAKAAN NASIONAL.

Berdasarkan hasil studi “Most Littered Nation in The World” yang dilakukan oleh  Central Connecticut State University pada 2016, dinyatakan Indonesia menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat baca. Indonesia persis berada di bawah Thailand dan di atas Botswana. Kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan, jika tidak diikuti dengan solusi nyata. Salah satuny didirikan perpustakaan yang nyaman untuk solusi nyata.

Perpustakaan terkadang dianggap sebagai tempatnya orang-orang cupu, dan nggak gaul. Karena anggapan bahwa perpustakaan itu membosankan, tidak menarik, tempat sunyi dimana orang tidak diperkenankan mengobrol. Tetapi ada lho, perpustakaan yang sangat nyaman, terasa seperti rumah sendiri. Yaph …. perpustakaan ini disebut “Perpustakaan Nasional”.

Perpustakaan Nasional terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan 11, Jakarta Selatan. Perpustakaan ini disebut Jokowi sebagai tertinggi di dunia karena memiliki 27 lantai.

Begitu masuk ke dalam perpustakaan, pengunjung akan disuguhi foto-foto para presiden Republik Indonesia. Mulai dari Presiden pertama sampai presiden sekarang. Letaknya di lantai satu Perpusnas. Tidak hanya itu saja, di samping masing-masing foto presiden itu ada kotak kaca yang di dalamnya ada buku-buku tentang mereka.

Tidak hanya foto-foto presiden saja, tetapi banyak galeri-galeri kegiatan perkunjungan kepresidenan serta pengangkatan Najwa Shihab sebagai duta baca Nasional.

Lebih kedalam, pengunjung akan semakin takjub dengan tingginya gedung perpustakaan dengan 27 tingkat.

Bagi anda yang gemar membaca, dan ingin sekali tergabung sebagai anggota perpusnas, nah, di lantai dua ini kalian akan diminta isi biodata kalian untuk mendapatkan nomor anggota perpusnas. Yang nantinya nomor anggota tersebut bisa di pakai sewaktu-waktu meminjam buku.

Banyak keuntungan tergabung dalam keanggotan e-perpus. Salah satunya kalian bisa meminjam e-book tanpa harus ke perpusnas.

Eits… tidak hanya itu juga loh, jika kalian hanya sekedar membaca atau hanya ingin menikmati keindahan panorama, berjejer ribuan koleksi buku siap memuaskan kalian.

Mulai dari bacaan ringan, hingga bacaan berat berkelas dunia. Ada disini semua. Tepatnya di Lantai 24. Sembari membaca, pengunjung akan menikmati keindahan kota Jakarta yang begitu ramai dari ketinggian.

Jika pengunjung puas dan merasa lapar, jangan kawatir kawan, disni tersedia kantin full wifi gratis loh. Tetapi kalian harus turun di lantai 4. Kantin bernuansa cafe ini sangat cocok untuk para pengunjung pemuda pemudi. Dan langsung menghadap ke arah Monumen Nasional (Monas).

Jadi anggapan bahwa perpustakaan itu membosankan, di perpustakaan ini berbeda jauh 180 derajat.

Mulai sekarang, gemarlah datang ke perpustakaan. Tak usah jauh-jauh, datanglah ke perpustakaan sekolah kalian masing-masing untuk membudayakan membaca sejak dini.

Cintai dulu membaca, tak usah membayangkan bahwa perpustakaan itu khusus anak pintar, membosankan. Buang jauh-jauh rasa dan pikiran negatif itu.

 

 

Penulis: Novrizal Ryanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *