MENGENAL KAMPUNG DONGENG TEGAL

Kampung dongeng merupakan komunitas Nasional yang sudah memiliki 72 titik di seluruh Indonesia, 20 Provinsi, dan Pusatnya di Ciputat, sedangkan untuk Kota Tegal sendiri merupakan cabangnya dari Jawa Tengah. Kampung dongeng cabang Tegal sendiri berlokasi di Jl. Cendrawasih Lontrong 19 Kota Tegal. Komunitas yang menghimpun para relawan, orang tua dan masyarakat sekitar untuk menggiatkan kembali dongeng.

Di tingkat Nasional Kampung Dongeng didirikan pada tanggal 18 Mei 2009. Kak Awam Prakoso adlah pencetus ide kampung dongeng Indonesia.

Sedangkan untuk di Kota Tegal; Kampung Dongeng mulai hadir tahun 2012 digawangi oleh Tedi Kartino atau biasa disapa kak Tedi.

Guna mengenalkan anak kepada dunia dongeng, serangkaian kegiatan rutin dilaksanakan antara lain, Pekan Ceria yang diselenggarakan sebulan sekali dan wajib dilaksanakan setiap hari Ahad. Kalau di Tegal namanya Ahad pekan Pertama. Yang kedua Kampung Dongeng Keliling sekolah, mendongeng memberikan pelajaran kepada guru. Ketiga kampung dongeng keliling kampung, yang belum pernah tersentuh sama sekali gerakan pendongenng.

Kampung Dongeng berbagi adalah kegiatan andalan. Kampung dongeng berbagi bertujuan membantu bencana alam, Seribu pasang sepatu nama gerakan kampung dongeng dalam membantu korban banjir di Jakarta.

Untuk dapat bergabung menjadi relawan, relawan hanya memerlukan 2 hal, yang pertama menyiapkan tengki cinta penuh untuk anak-anak, dan kedua harus mau terus belajar terutama belajar mendongeng.

Prestasi yang sudah di raih oleh Kampung Dongeng itu sendiri, Kampung Dongeng Tegal bersama Pemkot Kota Tegal 2012 mendapat  Rekor Muri pendongeng 1200 pendongeng yang terkumpul di alun-alun Kota Tegal.

Kak Tedi sendiri salah satu team perumus pendongeng diklat pendongeng Kementrian dan pendidikan RI.

“Manfaat mendongeng itu sendiri, Kita bisa menanamkan karakter anak , Pembelajaran, menangani keadaan-keadaan pada anak. “Ungkap Kak Tedi yang super ramah.

Untuk ekpektasi atau harapan kedepannya sendiri, Kampung dongeng melalui Kak Tedi, yang pertama pendongeng itu sendiri bukanlah Tedi , pendongeng sejati adalah orangtua masing-masing di rumah, menasehati anak tanpa merasa dinasehati.

Mendongeng adalah salah satu menggiatkan kekayaan budaya nuasantara, perubahan karakter anak-anak di masa depan melalui mendongeng. Karakter anak usia dini merupakan pondasi di masa depan. Saran untuk generasi muda dan orang tua, teruslah dampingi anak-anak dengan cinta.

Kak Tedi juga mengajak anak-anak untuk gemar membaca. Di sekretariat Kampung Dongeng terdapat Taman Baca Pelangi yang menyediakan berbagai koleksi buku ada disitu. Mulai bacaan ringan hingga bacaan berat seperti buku memasak ada di rak berjejer dengan rapih dan indah.

Pengunjung dapat meminjam buku di perpustakaan mininya itu dengan mudah loh, anak-anak sebelum meminjam dapat mengisi form untuk dapat satu kartu keanggotaan yang nantinya anak-anak dapat meminjam buku sesukanya yang bisa di bawa pulang.

Ada batas peminjaman, yaitu satu minggu, jika anak lupa mengembalikan buku, akan ada sanksi yaitu peminjam dapat denda Rp. 500/hari.

 

 

 

 

Penulis : Novrizal Ryanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *